Sabtu, 22 November 2014

Makalah Ilmu Sosial Dasar

Introvert dan Extrovert

 





           











                      Universitas Gunadarma
                                     2014/2015
Nama              : Rizky Nur Iman
Kelas              : 1KA38
Mata kuliah    : Softskill Ilmu Sosial Dasar
NPM               : 19114708

Pendahuluan
              Sampai saat ini masih saja banyak masalah sosialisasi yang ada di kaum muda maupun kaum dewasa. Bahkan hingga anak-anak mereka mempunyai banyak masalah sosialisasi. Masalah tersebut biasanya dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Seperti perbedaan suku, bahasa dan agama. Dan pribadi mereka yang berbeda tentu menjadi salah satu faktor masalah sosial yang ada.
               Dalam makalah ini kita akan membahas sedikit tentang pribadi-pribadi orang yang bisa mempengaruhi interaksi sosialnya dengan  orang lain. Dan bisa mempengaruhi kehidupanya dalam mencari pekerjaan,atau membangun suatu usaha.  Dan faktor-faktor apa saja yang bisa membentuk pribadi orang tersebut
               Dalam makalah ini, kita akan membahas dua sifat pribadi yang bertolak belakang. Yaitu Extrovert dan Introvert. Dua sifat pribadi tersebut sangat mempengaruhi kehidupan sosial kita.
             












Pembahasan
Pengertian Exrovert
Kepribadian yang lebih dipengaruhi oleh dunia objektif, orientasinya tertuju ke luar
Pengertian Introvert
Kepribadinan yang lebih dipengaruhi oleh dunia subjektif, orientasinya tertuju ke dalam


Teori dan penelitian tentang Introvert dan Ekstrovert
·       Menurut Eysenck, introvert adalah satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi dengan karakteristik watak yang tenang, pendiam, suka menyendiri, suka termenung, dan menghindari resiko (Pervin, 1993 : 302).
·       Eysenck juga mengatakan dalam teorinya, bahwa ekstrovert adalah satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi dengan karakteristik watak peramah, suka bergaul, ramah, suka menurutkan kata hati, dan suka mengambil resiko (Pervin, 1993 : 302)Peneliti menyimpulkan bahwa ekstrovert adalah suatu tipe kepribadian berdasar skap jiwa terhadap dunianya, yang merupakan satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi, yang dipengaruhi oleh dunia objektif, orientasinya terutama tertuju ke luar. Pikiran, perasaan, dan tindaknnya ebih banyak ditentukan oleh lingkungan.
·       Sedangkan introvert adalah suatu tipe kepribadian berdasar sikap jiwa terhadap dunianya, yang merupakan satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi, yang dipengaruhi oleh dunia subjektif, orientasinya terutama tertuju ke dalam. 


CIRI-CIRI KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT
·       Ekstrovert adalah mudah bergaul, suka pesta, mempunyai banyak teman, membutuhkan teman untuk bicara, dan tidak suka membaca atau belajar sendirian, sangat membutuhkan kegembiraan, mengambil tantangan, sering menentang bahaya, berperilaku tanpa berpikir terlebih dahulu, dan biasanya suka menurutkan kata hatinya, gemar akan gurau-gurauan, selalu siap menjawab, dan biasanya suka akan perubahan, riang, tidak banyak pertimbangan (easy going), optimis, serta suka tertawa dan gembira, lebih suka untuk tetap bergerak dalam melakukan aktivitas, cenderung menjadi agresif dan cepat hilang kemarahannya, semua perasaannya tidak disimpan dibawah kontrol, dan tidak selalu dapat dipercaya (Aiken, 1993 : 86 – 87).
·       Sedangkan yang khas dari introvert adalah pendiam, pemalu, mawas diri, gemar membaca, suka menyendiri dan menjaga jarak kecuali dengan teman yang sudah akrab, cenderung merencanakan lebih dahulu – melihat dahulu – sebelum melangkah, dan curiga, tidak suka kegembiraan, menjalani kehidupan sehari-hari dengan keseriusan, dan menyukai gaya hidup yang teratur dengan baik, menjaga perasaannya secara tertutup, jarang berperilaku agresif, tidak menghilangkan kemarahannya, dapat dipercaya, dalam beberapa hal pesimis, dan mempunyai nilai standar etika yang tinggi (Aiken, 1993 : 87).    









KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT
·       Menurut Jung (dalam Lefrancus, 1979 : 421) terdapat dua dimensi utama kepribadian, yaitu ekstrovert dan introvert. Ekstrovert ditandai dengan mudah bergaul, terbuka, dan mudah mengadakan hubungan de ngan orang lain. Sedangkan introvert ditandai dengan sukar bergaul, tertutup, dan sukar mengadakan hubungan dengan orang lain.
·       Dikemukakan oleh Eysenck (dalam Fransella, 1981 : 84) karakteristik ekstroversi ditandai oleh sosiabilitas, bersahabat, aktif berbicara, impulsif, menyenangkan, aktif dan spontan, sedangkan introversi ditandai dengan hal-hal kebalikannya. Lebih jelasnya lagi Eysenck (1980 : 9) menjabarkan komponen ekstrovert adalah kurangnya tanggung jawab, kurangnya refleksi, pernyataan perasaan, penurutan kata hati, pengambilan resiko, kemampuan sosial, dan aktivitas.Sedangkan indikator yang terdapat dalam EPI (Eysenck Personality Inventory) adalah sociability, impulsiveness, activity, liveness, dan excitability.













Opini penulis
Berdasarkan pendapat saya, biasanya orang yang Introvert adalah orang yang biasa berinteraksi secara dunia maya saja. Saya melihat banyak orang yang aktif di media sosial seperti situ jejaring Facebook, Twitter, dll. Tetapi dalam kehidupan realitanya dia tidak aktif, bahkan cenderung pasif. Orang yang introvert juga cenderung sulit untuk mendapatkan pekerjaan ataupun membangun suatu usaha. Karena dia tidak mudah bergaul dengan orang lain, dia menikmati dunianya sendiri. Tetapi kembali lagi kepada usaha orang tersebut, itu hanya pendapat saya melihat realita yang ada.
Sebaliknya, Extrovert cenderung libih mudah mendapatkan pekerjaan karena dia mudah bergaul, dan biasanya mau bekerja keras dan memperluas link yang ada, karena dia mudah bergaul dengan orang lain. Biasanya Extrovert membangun usaha dan memasarkanya secara langsung. Dan Introvert  biasanya memasarkan usahanya lewat media sosial, karena sukar berkomunikasi dengan yang lain. Dan orang yang Extrovert cenderung dapat menyelesaikan masalah dengan baik, karena dia mempunyai banyak teman dan bisa mencurahkan atau berbagi masalah dengan yang lain.
Introvert cenderung punya banyak masalah yang dipendam sendiri, bahkan dia tidak tahu cara menyelasaikan masalahnya. Dia tidak ingin sembarangan menceritakan masalah yang dia punya. Dan terkadang dia stuck dengan masalahnya sendiri, tidak tahu harus berbuat apa. Beda dengan Extrovert.
Tapi ini semua tergantung orang masing-masing. Baik dia orang yang Introvert ataupun Extrovert sekalipun, bisa melakukan semuanya, bisa menyelasaikan masalah, jika ada usaha. Ini hanya sebagian besar melihat realita yang ada dan ini hanya sebuah pendapat saya yang bisa salah.


*Sumber: http://www.perkuliahan.com/definisi-kepribadian-ekstrovert-dan-introvert/#ixzz3HyZH4X7K

Tidak ada komentar:

Posting Komentar