Universitas Gunadarma
2014/2015
Nama : Rizky Nur Iman
Kelas : 1KA38
Mata
kuliah : Softskill Ilmu Sosial Dasar
NPM : 19114708
Pendahuluan
Sampai
saat ini masih saja banyak masalah sosialisasi yang ada di kaum muda maupun
kaum dewasa. Bahkan hingga anak-anak mereka mempunyai banyak masalah
sosialisasi. Masalah tersebut biasanya dipengaruhi oleh faktor internal dan
faktor eksternal. Seperti perbedaan suku, bahasa dan agama. Dan pribadi mereka
yang berbeda tentu menjadi salah satu faktor masalah sosial yang ada.
Dalam
makalah ini kita akan membahas sedikit tentang pribadi-pribadi orang yang bisa
mempengaruhi interaksi sosialnya dengan
orang lain. Dan bisa mempengaruhi kehidupanya dalam mencari
pekerjaan,atau membangun suatu usaha.
Dan faktor-faktor apa saja yang bisa membentuk pribadi orang tersebut
Dalam
makalah ini, kita akan membahas dua sifat pribadi yang bertolak belakang. Yaitu
Extrovert dan Introvert. Dua sifat pribadi tersebut sangat mempengaruhi
kehidupan sosial kita.
Pembahasan
Pengertian Exrovert
Kepribadian yang lebih dipengaruhi oleh dunia objektif,
orientasinya tertuju ke luar
Pengertian Introvert
Kepribadinan yang lebih dipengaruhi oleh dunia subjektif,
orientasinya tertuju ke dalam
Teori dan penelitian tentang
Introvert dan Ekstrovert
·
Menurut
Eysenck, introvert adalah satu ujung dari dimensi kepribadian introversi –
ekstroversi dengan karakteristik watak yang tenang, pendiam, suka menyendiri,
suka termenung, dan menghindari resiko (Pervin, 1993 : 302).
·
Eysenck
juga mengatakan dalam teorinya, bahwa ekstrovert adalah satu ujung dari dimensi
kepribadian introversi – ekstroversi dengan karakteristik watak peramah, suka
bergaul, ramah, suka menurutkan kata hati, dan suka mengambil resiko (Pervin,
1993 : 302)Peneliti menyimpulkan bahwa ekstrovert adalah suatu tipe kepribadian
berdasar skap jiwa terhadap dunianya, yang merupakan satu ujung dari dimensi
kepribadian introversi – ekstroversi, yang dipengaruhi oleh dunia objektif,
orientasinya terutama tertuju ke luar. Pikiran, perasaan, dan tindaknnya ebih
banyak ditentukan oleh lingkungan.
·
Sedangkan
introvert adalah suatu tipe kepribadian berdasar sikap jiwa terhadap dunianya,
yang merupakan satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi,
yang dipengaruhi oleh dunia subjektif, orientasinya terutama tertuju ke
dalam.
CIRI-CIRI KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN
INTROVERT
· Ekstrovert adalah mudah bergaul, suka
pesta, mempunyai banyak teman, membutuhkan teman untuk bicara, dan tidak suka
membaca atau belajar sendirian, sangat membutuhkan kegembiraan, mengambil
tantangan, sering menentang bahaya, berperilaku tanpa berpikir terlebih dahulu,
dan biasanya suka menurutkan kata hatinya, gemar akan gurau-gurauan, selalu
siap menjawab, dan biasanya suka akan perubahan, riang, tidak banyak
pertimbangan (easy going), optimis, serta suka tertawa dan gembira, lebih suka
untuk tetap bergerak dalam melakukan aktivitas, cenderung menjadi agresif dan
cepat hilang kemarahannya, semua perasaannya tidak disimpan dibawah kontrol,
dan tidak selalu dapat dipercaya (Aiken, 1993 : 86 – 87).
· Sedangkan yang khas dari introvert
adalah pendiam, pemalu, mawas diri, gemar membaca, suka menyendiri dan menjaga
jarak kecuali dengan teman yang sudah akrab, cenderung merencanakan lebih
dahulu – melihat dahulu – sebelum melangkah, dan curiga, tidak suka
kegembiraan, menjalani kehidupan sehari-hari dengan keseriusan, dan menyukai
gaya hidup yang teratur dengan baik, menjaga perasaannya secara tertutup,
jarang berperilaku agresif, tidak menghilangkan kemarahannya, dapat dipercaya,
dalam beberapa hal pesimis, dan mempunyai nilai standar etika yang tinggi
(Aiken, 1993 : 87).
KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN EKSTROVERT
DAN INTROVERT
· Menurut Jung (dalam Lefrancus, 1979 :
421) terdapat dua dimensi utama kepribadian, yaitu ekstrovert dan introvert.
Ekstrovert ditandai dengan mudah bergaul, terbuka, dan mudah mengadakan
hubungan de ngan orang lain. Sedangkan introvert ditandai dengan sukar bergaul,
tertutup, dan sukar mengadakan hubungan dengan orang lain.
· Dikemukakan oleh Eysenck (dalam
Fransella, 1981 : 84) karakteristik ekstroversi ditandai oleh sosiabilitas,
bersahabat, aktif berbicara, impulsif, menyenangkan, aktif dan spontan,
sedangkan introversi ditandai dengan hal-hal kebalikannya. Lebih jelasnya lagi
Eysenck (1980 : 9) menjabarkan komponen ekstrovert adalah kurangnya tanggung jawab,
kurangnya refleksi, pernyataan perasaan, penurutan kata hati, pengambilan
resiko, kemampuan sosial, dan aktivitas.Sedangkan indikator yang terdapat dalam
EPI (Eysenck Personality Inventory) adalah sociability, impulsiveness,
activity, liveness, dan excitability.
Opini penulis
Berdasarkan pendapat saya, biasanya orang yang Introvert
adalah orang yang biasa berinteraksi secara dunia maya saja. Saya melihat
banyak orang yang aktif di media sosial seperti situ jejaring Facebook,
Twitter, dll. Tetapi dalam kehidupan realitanya dia tidak aktif, bahkan
cenderung pasif. Orang yang introvert juga cenderung sulit untuk mendapatkan
pekerjaan ataupun membangun suatu usaha. Karena dia tidak mudah bergaul dengan
orang lain, dia menikmati dunianya sendiri. Tetapi kembali lagi kepada usaha
orang tersebut, itu hanya pendapat saya melihat realita yang ada.
Sebaliknya, Extrovert cenderung libih mudah mendapatkan
pekerjaan karena dia mudah bergaul, dan biasanya mau bekerja keras dan
memperluas link yang ada, karena dia mudah bergaul dengan orang lain. Biasanya
Extrovert membangun usaha dan memasarkanya secara langsung. Dan Introvert biasanya memasarkan usahanya lewat media
sosial, karena sukar berkomunikasi dengan yang lain. Dan orang yang Extrovert
cenderung dapat menyelesaikan masalah dengan baik, karena dia mempunyai banyak
teman dan bisa mencurahkan atau berbagi masalah dengan yang lain.
Introvert cenderung punya banyak masalah yang dipendam
sendiri, bahkan dia tidak tahu cara menyelasaikan masalahnya. Dia tidak ingin
sembarangan menceritakan masalah yang dia punya. Dan terkadang dia stuck dengan
masalahnya sendiri, tidak tahu harus berbuat apa. Beda dengan Extrovert.
Tapi ini semua tergantung orang masing-masing. Baik dia orang
yang Introvert ataupun Extrovert sekalipun, bisa melakukan semuanya, bisa
menyelasaikan masalah, jika ada usaha. Ini hanya sebagian besar melihat realita
yang ada dan ini hanya sebuah pendapat saya yang bisa salah.
*Sumber: http://www.perkuliahan.com/definisi-kepribadian-ekstrovert-dan-introvert/#ixzz3HyZH4X7K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar